Kemuliaan dan Kemurahan Hati

Adalah hubungan indah antara Imam Ahmad dan Imam Asy-Syafi’i, yang di antara mereka ada perbedaan pendapat di lebih dari 300 masalah Fiqh.

 

Pernah, Imam Asy-Syafi’i ditegur para muridnya,

“Ahmad adalah muridmu dan engkau gurunya. Cukuplah Ahmad yang berkunjung padamu, tak perlu engkau mengunjunginya.

Beliau menjawab, “Semua kemuliaan ada pada Ahmad. Jika aku bertandang, itu karena keutamaannya. Jika dia yang sambang, itu sebab kemurahan hatinya.”

 

“Nak,” Ujar Imam Ahmad pada putra Asy-Syafi’i’

“Ayahmu adalah orang yang namanya selalu kusebut dalam doa selama 40 tahun ini. Tidak kuminta apapun pada Allah untuk diriku, melainkan kumohon pula untuknya.

 

Imam Asy-Syafi’i mewasiatkan nasihat yang syahdu,

“Jika padamu ada kawan baik yang membantu dalam berketaatan, maka genggamlah erat dia di tangan. Sebab, memperoleh sahabat sebenar amatlah sukar, adapun berpisah sangatlah mudah.” (Bersamamu di Jalan Dakwah Berliku)

 

(Mari berlomba, berbanyak-banyak Istighfar. Sebab jika bertambah derajat kemuliaan susah diraih, mintalah terhapusnya dosa-dosa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *