Perjalanan Menjadi Orangtua

Ketika pertama kali menjadi orangtua, seluruh hidup kita berubah. Diamanahkan seorang anak, proritas sebelumnya diurutkan kembali, peran dalam keluarga bertambah, pandangan tentang hidup pun ikut berubah.

Lima tahun pertama menjadi orangtua terasa menyenangkan, luar biasa dan menantang. Anak menawarkan kita kesempatan untuk melihat dunia dari sudut pandang baru. Mereka membantu kita memahami masa lalu dan menghubungkan kita kepada masa depan. Mereka mengajarkan kita memaknai lagi apa itu ‘komitmen’, ‘cinta’, ‘frustasi’, dan ‘kegigihan’. Anak memberikan kita tantangan dalam banyak cara.

Kita percaya bahwa fitrah anak  adalah bersemangat, pembelajar yang kompeten untuk memilih cara belajar mereka sendiri. Pun kita tahu bahwa pada dasarnya orangtua pun pembelajar yang selalu mengembangkan kemampuan menjadi pendidik anak.

Dalam proses menjadi orangtua ‘baru’, kita membawa kemasan watak, karakter, sejarah dan budaya kehidupan kita bertahun-tahun sebelumnya. Orangtua telah mempunyai banyak pengalaman hidup juga perasaan yang akan mewarnai perjalanan mendidik anak, menikmati setiap tantangannya.

Orangtua, adalah manusia biasa, yang pernah salah, yang juga ragu-ragu merasa tak pasti harus berbuat apa. Menjadi manusia, membuat kesalahan, dan belajar dari kesalahan adalah proses menjadi orangtua.

 

 

(Tulisan di atas adalah terjemahan dari Introduction of Becoming The Parent You Want to Be by Laura Davis and Janis Keyser)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *